Rabu, 14 Mei 2008

ZIARAH

Terkabar seorang sepupu sakit

“mungkin lagi di samperin almarhum kakeknya!”

Beramai-ramai handai taulan pergi

Ke rumah paling tenang kakek


* * *


Seorang teman bertanya

“Mengapa kamu menangis?”


Entahlah, mataku sakit kepanasan

Mungkin di samperin arwah mainan-mainanku sewaktu kecil


Tanpa sepengetahuanku

Mainan garis-garisku telah dipersahabatkan dengan tempat sampah…

Mainan kata-kataku terlanjur dijabattangankan dengan api…


Lalu kemana saya harus mengunjunginya?



Hikz… seperti lagu dangdut jaman dulu :

"Oh Tuhan…

Tunjukkan padaku

Dimana kuburnya?"

Saya rindu ‘mainanku’…








Tidak ada komentar: